![]() |
Foto dari www.theinterlace.com |
Apa yang ada di benak kalian setelah melihat gambar diatas. Aneh? Gak waras? Kurang kerjaan? Itu bangunan apa lego—kok ditumpuk-tumpuk ? Haha.. Desain arsitektur tersebut sekarang lagi dikerjain di Singapore dengan nama proyek The Interlace. Benar-benar Jawdropping, kan?
Nah hebatnya The Interlace didesain oleh firma Office Of Mertopolitan (OMA) di Rotterdam yang didirikan oleh arsitek Belanda yaitu Rem Koolhaas. OMA sudah berprestasi membuat desain Waterfront City di Dubai serta Seattle Library di New York yang saya juga bahas di sini. Cool!
![]() |
'Dutch architect's design' |
“Holland innovation economy; knowledge, innovation and entrepreneurship are the basis for an ambitious future.”- Queen Belatrix, Thorne Speech 2007
Sejalan dengan semangat dari Ratu Belanda tersebut, proyek dan kampanye ekonomi kreatif semakin digalakkan, antara lain: I AmSterdam, Amsterdam Creative City maupun Picnic Cross Media week yang diadakan tiap tahun sebagai sarana peningkatan creativepreneurship. Bahkan Jaap Modder & Jeroen Saris, dalam Creative Spaces in the Netherlands, juga menyebutkan 990.000 warga Belanda bekerja pada sektor ekonomi kreatif. Hasilnya menurut INSEAD’s Global Creativity Index 2011, Belanda ada diperingkat 8 negara terkreatif dan terinovatif di dunia!
![]() |
Kiri: Peta persebaran ekonomi kreatif | Kanan : Peringkat Global Innovative menurut INSEAD | Bawah: Produk Kampanye |
Teknologi
Mobil terbang bukan lagi sebuah fiksi ketika Belanda mulai memperkenalkan PAL-V ONE, flying car yang sedang dikembangkan oleh perusahaan PAL-V Europe NV. Kendaraan yang mengkonsumsi bakar solar ini dilengkapi teknologi mutakhir yang memungkinkannya melaju seperti sepeda motor. 2 in 1! :D
Advertising
Teun Castelein baru berumur 26 Tahun saat ide Artvertising muncul. Awalnya dia terinspirasi oleh Million Dollar Blog dan ingin mewujudkannya ke dunia nyata. Akhirnya bekerjasama dengan Sandberg Institute, Castelein berhasil memperkenalkan periklanan gaya baru melalui petak-petak bagian luar gedung kampus yang disewakan. Setiap petaknya dijual dengan harga mulai dari sekitar 20 euro. Ide ini langsung disambut baik oleh vendor-vendor besar yang segera saja membeli lot iklan di gedung itu.
Media
Peter Bluijs dari Telegraaf Media Groep adalah orang pertama yang mengemukakan gagasan Vertical Newspaper. Dengan ide pemanfaatan space baca di ruang publik, diharapkan pembaca koran bisa menghemat ruang karena halaman koran tidak lagi dibuka menyamping namun memanjang.
“Doe maar gewoon dan doe je al gek genoeg”
(Bertingkah normal saja orang Belanda sudah cukup gila)
Well, sepertinya dengan melihat fakta diatas saya harus setuju dengan pepatah Belanda tersebut. Mungkin itulah kenapa mereka ini turah-turah* ide, ya..hihihi :D
*[Bahasa Jawa : kebanyakan]
Referensi: